Catatan 28 september 2019, Potential of ICTs dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Potensi Penggunaan ICT dalam Pembelajaran Jarak Jauh


       Penggunaan ITC dalam sebuah pembelajaran jarak jauh meletakkan diri antara dilema dan realita, kecenderungan tidak sesuai dengan jalur dan rute pembelajaran atau hanya di anggap sebuah pembelajaran yang penuh dengan kepura-puraan. Sehingga persepsi negatip yang muncul selama proses pembelajaran jarak jauh  terletak pada akademik nya yang tidak normal, baik secara nilai atau hasil maupun output secara keseluruhan. Kemudian apakah sama baiknya potensi  antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran jarak jauh? Jelas berbeda bahkan mungkin sangat jauh berbeda inilah yang disebut antara dilema dan realita. Yang membedakan pembelajaran jarak jauh dengan pembelajaran reguler hakikinya terletak pada pencapaian kompetensi yang bertolak belakang. Padahal pembelajaran bila melalui proses yang benar pasti menghasilkan output yang berkualitas. 

       Kemudian pembelajaran jarak jauh memiliki mitos bahwa segala sesuatu dalam pembelajaran bisa di gantikan dengan teknologi, informasi dan komunikasi sehingga terkesan instan dan pragmatis, sehingga suka tidak suka kita harus menerima segala sesuatu yang dihasilkan oleh ICT itu sendiri. Tidak dapat disangkal bahwa secara global ICT sudah menjadi keharusan dalam sebuah pembelajaran dan tanpa disadari apa yang kita pelajari dan kita ajarkan melibatkan ICT sehingga berpengaruh terhadap kebutuhan  ekonomi secara global pula. 

        Ketika memasuki dunia inovasi dalam teknologi maka secara otomatis akses akan lebih mudah dan cepat, ketidaksiapan seseorang terhadap hal itu maka akan sulit untuk menyesuaikan dengan kondisi global yang sudah serba teknologi dan di pastikan akan tertinggal jauh. Jika kesiapan itu ada dan kompetensi itu juga mumpuni maka kita akan menikmati hasil dari kecakapan akan penggunaan ICT dalam nilai ekonomi yang tak terbatas pula hendaknya.

       Kemudian dalam aspek sosial pemanfaatan ITC berperan dalam meningkatkan taraf hidup seseorang secara sosial, kemudian memangkas perbedaan status sosial tidak lagi membedakan suku , ras , etnis dan budaya. Sehingga keanekaragaman itu benar-benar menarik dan bisa kita nikmati bersama.

         Disimpulkan bahwa pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran untuk semua  kapan saja dan dimana saja. Peran penting ICT dalam sebuah pembelajaran jarak jauh sudah tidak lagi dapat di pungkiri dan sudah menjadi keharusan.


Gambar. 1. Potential of ICTs

Komentar

  1. Catatan yang menarik sebagai oleh-oleh sebuah proses pembelajaran...

    Mungkin sedikit menambahkan atas ulasan di atas mengenai Potensi Penggunaan TIK (ICT) dalam Pembelajaran Jarak Jauh.
    Semua telah menyepakati bahwa dengan difasilitasi oleh TIK maka pembelajaran akan lebih efektif, dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dipercaya akan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, dengan terbukanya akses informasi secara luas bagi pendidik dan peserta didik.

    Namun, terdapat beberapa hal yang harus diketahui pula bahwa untuk dapat memanfaatkan TIK dalam memperbaiki mutu pembelajaran, ada tiga hal yang harus diwujudkan yaitu:
    (1) siswa dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan guru,
    (2) harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna, dan dukungan kultural bagi siswa dan guru, dan
    (3) guru harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan alat-alat dan sumber-sumber digital untuk membantu siswa agar mencapai standar akademik.

    Selain itu proses akademik yang optimal sesuai standar dan mutu pendidikan juga harus menjadi prioritas, sehingga ouput (lulusan) dari suatu jenjang proses pendidikan akan dianggap dan dinyatakan berkualitas sebagaimana suatu jenjang proses lainnya.

    Demikian tanggapan dari saya dan mohon maaf jika kurang berkenan.
    Thank you.

    BalasHapus
  2. Assalamu'alaikum Warahhmatullahi Wabarakatuh...Ulasan yang cukup singkat namun berupaya untuk menyampaikan sebuah gambaran tentang pemanfataan TIK dalam pembelajaran jarak jauh..dalam UU No.20 tahun 2003 telah diatur tentang pembelajaran jarak jauh ( PJJ ), bahwasannya Jarak Jauh sebagai salah satu sistem yang dapat dikembangkan pada kegiatan pembelajaran yang tidak dapat terlaksana secara langsung, namun dengan perencanaan yang matang serta dikemas secara profesional pembelajaran jarak jauh akan menjadi menarik dan akan berkualitas sesuai dengan tujuan awal dilaksanakan...sehingga dalam pembelajaran jarak jauh memang harus dilakukan dengan perencanaan yang baik sehingga dalam pelaksanaan berjalan dengan baik dan lancar serta sejalan dengan tujuan yang diharapkan dan jauh dari stigma negatif yang telah terkonsep karena lembaga yang melaksanakan PPJ kadangkala hanya berorientasi pada kuantitas saja serta mengabaikan kualitas yang sebenarnya ingin dicapai. Demikian tanggapan saya Terima Kasih..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALTERNATIF TUNTUNTAN DUNIA KERJA PEGAWAI E-OFFICE UNTUK MENDUKUNG E-GOVERNMENT DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BATANG HARI

Uji Homogenitas

Landasan Penggunaan TIK dalam Distance Education