ALTERNATIF TUNTUNTAN DUNIA K E R J A P EGA W A I E-O FF I C E U NT U K ME N D U K U NG E- G O V E R N M EN T DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BATANG HARI OELH : FAHRI FIRDAUS Perke m b a n g a n tek n o l o gi i n f o r m a si da n k o m u n ik a si y a n g se m a k i n pes a t m e n g a k ib a tk a n o rg a n i s a si pe m er i n t a h m a upun sw a sta da n per u s a h aa n - perus a h aa n y a n g i n g i n m e m a k si m a lk a n pe n gg u n a k a n tek n o l o gi o t o m a tis a si d e n g a n c a ra m e m a n faa tk a n tek n o l o gi y a n g ad a da n se da n g berke m b a n g, b a ik u n t uk berk o m u n ik a si d e n g a n b a n y a k o r a n g, u n tuk p e m beri a n i n f o r m a si, m a u p un u n t u k keperlu a n ad m i n i s tr a si perk a n t o r a n , seperti da l a m pr o ses pe n g a rs i p a n , d o k u m e n t a si da n sur a t m e n y ur a t...
Salam AI dan IoT ...
BalasHapusIzin menanggapi terkait ulasan di atas khususnya mengenai AI dan IoT dalam pembelajaran. AI dan IoT sudah tidaklah asing ditelinga kita. Banyak sekali perangkat digital yang kita lihat, manfaatkan dan berdayakan saat ini sesungguhnya merupakan bagian dari AI dan IoT, meskipun belum secanggih yang diterapkan saat ini di negara-negara maju. Namun, yang perlu diyakini adalah AI is natural language processing atau proses mentransformasi keinginan-keinginan ilmiah pada diri manusia. Sehingga bisa saja AI atau kecerdasan buatan akan sama atau bahkan melebihi kecerdasan manusia.
Teknologi sudah menjadi bagian dari nafas manusia dan integral dalam kehidupan. Pembelajaran sekarang bukan tentang dan dari teknologi, namun telah beralih menjadi dengan atau melalui teknologi. Untuk itu, mempersiapkan diri dengan bekal ilmu pengetahuan yang cukup serta terus mengikuti perkembangan TIK (ICT) adalah hal-hal yang perlu dilakukan pada era ini. Jika tidak maka kita akan tergilas dengan roda perkembangan zaman tersebut.
Untuk melihat peran IoT dalam pembelajaran, maka perlu dilihat kembali esensi IoT tersebut dalam dunia pembelajaran yakni bagaimana perangkat digital tersebut dapat melayani kebutuhan pebelajar yang berbeda-beda, karena mengingat karakteristik pebelajar itu tidaklah sama. IoT dalam pembelajaran adalah suatu hal yang tidak dapat dihindarkan. Untuk itu tentunya AI dan IoT ini suatu saat akan mengancam keberadaan profesi pendidik yang masih menggunakan cara-cara klasik. Dengan AI dan IoT maka kendala-kendala teknis manusia dapat diselesaikan dengan menggunakan perangkat mesin ataupun komputer.
Mungkin itu saja yang ingin saya tambahkan dan terima kasih.
Assalamualaikum, wr.wb
BalasHapuskita semua setuju selaku teknolog pendidikan , bahwa teknologi sudah menjadi sesuatu yang tidak dapat di hindari keberadaan nya dalam proses pendidikan, namun pertanyaan nya apa benar menjadi ancaman bagi guru selaku pembelajar. lantas apa yang harus kita lakukan. ini pertanyaan sebagai bentuk tanggapan atas tambahan dari saudari.
terima kasih
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh...
BalasHapusIzin menanggapi, Menurut Saya Teknologi dimanfaatkan Manusia sebagai penunjang, sedangkan Objek yang memegang kendali terhadap teknologi itu sendiri adalah kita sendiri, kecerdasan buatan (AI) dan IoT telah merancah ke berbagai bidang, namun untuk kondisi di Negara kita secara Universal khususnya di bidang Pendidikan masih mengalami keterbatasan fasilitas penunjang untuk pemanfaatan teknologi Digital, ketika sarana dan Fasilitas terpenuhi tentunya mau atau tidak mau, suka atau tidak suka para pendidik harus mawas diri dan segera berbenah dengan melek teknologi, karena ketika sarana dan fasilitas terpenuhi namun SDM tidak menunjang pastinya SDM yang tersedia akan tergilas dan mengalami keterpurukan secara pengalaman dan implementasi teknologi.
Dibidang sains, matematika dan teknologi kita masih mengejar ketertinggalan dengan negara-negara berkembang lainnya. percepatan diberbagai bidang perlu menjadi perhatian bersama. Hal ringan yang bisa kita lakukan adalah mengasah potensi orang-orang terdekat kita agar memiliki daya saing di era digital yang kita adalah individu yang memiliki peran didalamnya.
Demikian, Terima Kasih...
Assalamualaikum,,
BalasHapussalam sejahtera bagi kita..
Suatu bahasan yang sangat menarik ditengah pesatnya perkembangan teknologi di era digital saat ini, mengomentari tentang Kecerdasan buatan ( AI ) dan Internet of Things ( IoT ) yang memang tanpa kita sadari telah menggeser kebiasan-kebiasaan lama yang dilakukan individu, budaya baru mulai bermunculan bahkan karena perbedaan cara mempersepsi individu terhadap sebuah informasi yang sama, bahkan berpeluang untuk terjadinya mis konsepsi dan mis komunikasi,
menurut Penulis bagaimana kecerdasan buatan AI dan IoT dapat mengatasi situasi yang muncul sebagai dampak dari perkembangan dan kemudahan akses terhadap berbagai informasi tersebut, ?
Demikian terima kasih.. Salam Sukses... Wassalam.
Mampir Juga di blog Saya..
BalasHapusdhykarg.blogspot.com
Terima Kasih
Assalamu'alaikum. izin komen bang.begitu panjang penjelasan yang bang fahri berikan, dan sangat lengkap. semoga makin bermanfaat dan berkah ilmunya.
BalasHapusdan satu hal yang ingin saya tanyakan,, yaitu apakah Dalam kecerdasan buatan itu mampu bertahan dalam waktu lama, dan mampu kah kecerdasan buatan itu untuk mendeteksi apapun yang terjadi dalam diri seorang yang memanfaatkan kecerdasan tersebut?
Assalamualaikum..
BalasHapusSaya tertarik dengan tulisan artikel yang saudara sampaikan bahwa dengan perkembangan zaman IOT perlu dalam pembelajaran. namun apa yang menjadi keterbatasan atau kendala dalam sehari-hari dalam pemanfaat IOT tersebut?